Benarkah Kanker Bisa Diturunkan dari Orangtua? Ini Penjelasan Pakar IPB University
Nasional — Isu mengenai faktor keturunan dalam penyakit kanker seringkali memicu kekhawatiran tersendiri di tengah masyarakat. Menanggapi hal tersebut, Dosen Fakultas Kedokteran dan Gizi (FKGiz) IPB University, dr. Ditia Gilang Shah Putra Rahim, SpA, menegaskan bahwa kanker sebenarnya tidak diwariskan secara langsung dari orangtua kepada anak.
Kendati demikian, dr. Gilang menjelaskan bahwa mutasi gen tertentu yang dapat meningkatkan kerentanan seseorang terhadap kanker memang bisa diturunkan melalui sel telur atau sperma.
“Sebetulnya yang diturunkan bukan kankernya, tetapi gennya. Mutasi pada gen tertentu menyebabkan seseorang memiliki kerentanan untuk mengalami kanker,” ujar dr. Gilang, seperti dilansir dari Kompas.com.
Artinya, seorang anak mungkin mewarisi mutasi gen yang berkaitan dengan risiko kanker, tetapi hal tersebut tidak serta-merta memastikan ia pasti akan mengalami penyakit yang sama di kemudian hari.
Berdasarkan faktor genetiknya, dr. Gilang mengelompokkan kanker ke dalam tiga kategori utama, yaitu:
-
Kanker Herediter: Berkaitan dengan mutasi gen bawaan yang diwariskan dari orangtua.
-
Kanker Familial: Kondisi ketika kanker cenderung muncul dalam satu keluarga, yang dipengaruhi oleh kombinasi faktor genetik, lingkungan, serta gaya hidup yang serupa.
-
Kanker Sporadis: Kanker yang muncul tanpa kaitan dengan mutasi gen warisan yang diketahui, melainkan akibat perubahan genetik selama perjalanan hidup seseorang.
Lebih lanjut, ia mencontohkan keberadaan gen penekan tumor seperti BRCA1. Meski seseorang mewarisi mutasi pada salah satu salinan gen tersebut, tubuh masih memiliki salinan lain yang berfungsi membantu memperbaiki kerusakan DNA, sehingga risiko tidak otomatis berubah menjadi kepastian penyakit.
Masyarakat yang memiliki riwayat keluarga dengan kanker diimbau untuk tidak langsung cemas, melainkan melakukan penelusuran riwayat kesehatan keluarga dan berkonsultasi dengan dokter untuk memahami risiko secara tepat serta menentukan langkah pencegahan yang diperlukan.

