Pemkab Pasuruan Tata Kawasan Kumuh Kalirejo Kraton Secara Menyeluruh
PASURUAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan terus bergerak menata kawasan kumuh. Tahun ini, Desa Kalirejo di Kecamatan Kraton menjadi salah satu titik fokus utama program penanganan kawasan kumuh. Berbagai perbaikan infrastruktur dan fasilitas sanitasi mulai dikerjakan guna meningkatkan taraf hidup masyarakat setempat.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Pasuruan, Susanti Edi Peni, menjelaskan bahwa strategi penanganan kawasan kumuh saat ini sudah berubah. Jika sebelumnya perbaikan dilakukan secara bertahap atau terpisah-pisah, kini pemerintah menerapkan pola penanganan yang lebih terintegrasi.
“Sekarang penanganan kawasan kumuh tidak bisa lagi parsial. Dulu mungkin masih bisa hanya menyentuh Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), jalan lingkungan, atau sanitasi secara bertahap. Sekarang harus menyeluruh,” tegas Santi.
Dalam realisasinya, program di Desa Kalirejo mencakup beberapa aspek penting. Saat ini, perbaikan 48 unit RTLH sedang berjalan, di mana sebagian besar tengah dalam tahap pengerjaan dan beberapa di antaranya bahkan sudah rampung 100 persen.
Selain RTLH, program fisik lain yang akan segera dieksekusi dalam waktu dekat meliputi:
-
Pembangunan 79 unit jamban sehat keluarga.
-
Optimalisasi 1 unit Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).
-
Pembangunan saluran drainase dan perbaikan jalan lingkungan.
Santi berharap, penataan terpadu ini mampu mendongkrak kualitas kesehatan dan kebersihan lingkungan masyarakat Kalirejo. Ia juga mengimbau warga untuk aktif menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun.
Program ini pun disambut antusias oleh warga. Munif, salah satu penerima bantuan bedah rumah, mengaku sangat bersyukur. Sebelumnya, rumah yang ia tempati selalu menjadi langganan banjir saat musim penghujan tiba.
“Matur nuwon Pak Bupati, rumah saya diperbaiki dan ditinggikan supaya tidak kebanjiran lagi,” ungkapnya penuh syukur.
