Suntik Dana Rp 10 Miliar dan Boyong Skuad Bintang, Persekabpas Gelar Latihan Perdana Tatap Liga 3 Nusantara
PASURUAN – Dua bulan menjelang kick-off Liga 3 Nusantara bergulir pada Oktober mendatang, langkah agresif mulai ditunjukkan oleh Laskar Sakera. Skuad Persekabpas resmi memanaskan mesin melalui latihan perdana yang digelar di Lapangan Plumbon, Pandaan, pada Senin (3/8/2026) pagi.
Managing Director Persekabpas, Bayu Aji Handayanto, menegaskan bahwa latihan bersama ini merupakan langkah awal untuk menggembleng fisik dan mental para pemain. Ia menargetkan persiapan matang agar tim benar-benar siap tempur merebut tahta juara.
“Kami percaya bahwa tim yang mau menjadi juara harus memiliki persiapan bagus dan latihan yang sungguh-sungguh. Tidak bisa seadanya lalu tiba-tiba menang,” tegas Bayu.
Manajemen Persekabpas membuktikan keseriusannya dengan melakukan perombakan besar-besaran. Tim kebanggaan Arek-Arek Pasuruan ini diklaim menjadi salah satu klub dengan persiapan paling dini dan agresif di kasta kompetisi ini. Berikut adalah sorotan amunisi Laskar Sakera musim ini:
Nilai Skuad Fantastis: Nilai total pembentukan skuad menembus angka Rp 8 hingga Rp 10 miliar.
Pemain Berlabel Nasional: Perekrutan jajaran pemain kelas atas jebolan Liga 1 dan Liga 2, di antaranya Bayu Gatra, Dandi Maulana, hingga amunisi pemain naturalisasi.
Jajaran Pelatih Elite: Dikawal langsung oleh juru taktik berkaliber nasional seperti Coach Jendry Pitoy dan Bio Paulin.
Fasilitas Baru di Jantung Bangil
Selain belanja pemain, peningkatan infrastruktur juga menjadi fokus manajemen. Bayu menyampaikan apresiasinya kepada Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, yang telah memfasilitasi kebutuhan sarana dan prasarana tim.
Saat ini, seluruh pemain telah menempati mes yang berlokasi di kawasan Sport Center, Stadion R. Soedarsono, Bangil. Pemusatan aktivitas di area landmark kebanggaan masyarakat Bangil ini diharapkan semakin merekatkan emosi tim dengan basis suporter setia, Sakera Mania. Ke depannya, kompleks ini juga akan dilengkapi dengan fasilitas gym khusus untuk menunjang kebugaran fisik pemain.
Sementara itu, Pelatih Persekabpas, Bio Paulin, mengaku sangat antusias melihat para anak asuhnya kembali merumput setelah jeda kompetisi selama satu hingga dua bulan terakhir.
Meskipun menyadari bahwa fisik pemain belum menyentuh kondisi 100 persen, legenda hidup sepak bola Indonesia itu optimis performa puncak akan segera tercapai. “Memang tidak mudah karena pemain baru habis libur. Namun, tahap demi tahap akan kita naikkan pelan-pelan sampai mereka kembali ke performa terbaiknya,” pungkas Bio Paulin.
