Monyet Liar Serang Permukiman di Rejoso Pasuruan, Bocah 5 Tahun Luka Parah dan Dilarikan ke RS

 

Seorang bocah berusia 4,5 tahun bernama Nafa, warga Dusun Ngemplak, Desa Toyaning, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, mengalami insiden mengenaskan setelah diserang seekor kera liar. Peristiwa itu terjadi pada Rabu (3/9/2025) sekitar pukul 12.00 WIB, ketika Nafa tengah bermain di dekat rumahnya tanpa ada firasat buruk sedikit pun.

Tiba-tiba seekor kera besar muncul dan langsung menyerang tubuh mungil Nafa. Hewan tersebut menggigit punggung dan lengan kanan korban hingga kulitnya sobek. Warga yang melihat peristiwa itu segera menolong dan membawa korban ke rumah sakit. Dari informasi yang dihimpun, Nafa harus menjalani operasi untuk menangani luka serius akibat gigitan di lengannya.

Kepala Desa Toyaning, Syafik, mengaku kaget dengan insiden tersebut. Ia mengatakan, pihaknya tidak mengetahui dari mana asal kera liar itu maupun siapa pemiliknya. “Saat bermain tiba-tiba diserang dan digigit kera. Kami tidak tahu sejak kapan ada kera liar berkeliaran di desa ini,” ujarnya. Kejadian tersebut membuat warga semakin waswas karena khawatir serangan bisa terulang pada anak-anak lain.

Syafik menegaskan, pihak desa bersama warga tengah berupaya menangkap kera tersebut. Upaya penangkapan dilakukan dengan cara memancing hewan keluar dari persembunyiannya, bahkan bila perlu akan dilakukan perburuan agar tidak kembali membahayakan warga. “Kami bersama warga akan menjebak atau bila perlu memburu kera itu,” tambahnya.

Camat Rejoso, Arfian FK, membenarkan adanya peristiwa penyerangan ini. Namun ia menyebut, hingga kini asal usul kera masih belum diketahui. “Asalnya darimana masih belum diketahui. Kami belum mendapat laporan lebih lengkap tentang itu,” ucapnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, Iptu Mintarta, mengungkapkan pihaknya belum menerima laporan resmi terkait kejadian tersebut. Meski demikian, warga berharap aparat keamanan bisa ikut turun tangan agar keberadaan kera liar itu segera ditangani. Saat ini, perhatian keluarga dan warga desa tertuju pada kondisi Nafa yang masih menjalani perawatan medis setelah luka di sekujur tubuhnya akibat serangan hewan liar tersebut.

More From Author

Perkuat Lini Serang Jelang Liga 3 Nusantara, Persekabpas Pasuruan Gaet Mantan Striker Timnas Osvaldo Haay PASURUAN – Menjelang bergulirnya kompetisi Liga 3 Nusantara musim ini, Persekabpas Pasuruan terus bermanuver memperkuat kedalaman skuadnya. Ambisi besar tim berjuluk Laskar Sakera tersebut ditunjukkan dengan mendatangkan amunisi berkelas di lini depan, yakni mantan penyerang Timnas Indonesia, Osvaldo Haay, pada Rabu (26/8/2026). Manajemen Persekabpas menaruh harapan besar pada jam terbang tinggi serta pengalaman matang Osvaldo di level sepak bola profesional tanah air. Kehadirannya diproyeksikan mampu memberikan warna baru sekaligus menambah daya gedor lini serang guna membentuk skuad yang tangguh dan disegani lawan. Saat ini, Osvaldo Haay telah bergabung bersama rekan-rekan setimnya untuk mengikuti program pemusatan latihan (training center) di Yogyakarta. Pemusatan latihan ini difokuskan pada peningkatan ketahanan fisik para pemain sekaligus mempercepat adaptasi dan chemistry antarpilar di dalam lapangan. Perekrutan Osvaldo kian melengkapi deretan nama-nama beken yang telah lebih dulu mendarat di kubu Laskar Sakera. Sebelumnya, manajemen Persekabpas telah mengamankan tanda tangan sejumlah pilar berpengalaman eks Liga 1 dan Liga 2, termasuk dua pemain naturalisasi dan mantan penggawa tim nasional lainnya. Melalui perpaduan apik antara amunisi sarat pengalaman dan talenta lokal potensial, serta didukung juru taktik yang mumpuni, Persekabpas menatap Liga 3 Nusantara dengan rasa percaya diri tinggi untuk bersaing merebut tiket promosi.

Cerita Doni Pratama, Dituding Ojol Gadungan Usai Bertemu Wapres Gibran

Vario Hantam Truk Bermuatan Besi di Sukorejo, Pemuda Purwosari Tewas di Tempat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts