Aksi Solidaritas Ojol Pasuruan Raya untuk Afan Kurniawan Berlangsung Damai
Pasuruan – Ratusan pengemudi ojek online (Ojol) di Kabupaten Pasuruan menggelar aksi solidaritas pada Jumat (29/8) malam sebagai bentuk duka dan keprihatinan atas wafatnya Afan Kurniawan, salah satu rekan sejawat mereka, dalam tragedi aksi demonstrasi di depan Gedung DPR, Jakarta.
Aksi dimulai pukul 18.00 WIB dari Alun-alun Bangil. Massa bergerak dengan tertib menuju Markas Kepolisian Resor (Polres) Pasuruan. Sepanjang perjalanan, para pengemudi Ojol menyuarakan aspirasi mereka sambil tetap menjaga ketertiban lalu lintas.

Setibanya di depan Mapolres Pasuruan, massa yang dipimpin oleh Hartoyo menyampaikan tiga tuntutan utama:
1. Mengecam keras aksi brutalisme oknum aparat kepolisian.
2. Mendesak Polri untuk segera berbenah menjadi institusi yang lebih humanis.
3. Meminta tanggung jawab penuh atas insiden yang merenggut nyawa Afan Kurniawan.
Kapolres Pasuruan, AKBP Jazuli Dani Iriawan, hadir langsung menerima aspirasi tersebut. Dalam pernyataannya, ia menyampaikan permintaan maaf dan penyesalan atas tragedi yang terjadi.
“Semoga peristiwa seperti ini tidak terulang lagi. Kami akan memperbaiki pola komunikasi agar lebih responsif dan humanis. Terima kasih juga kepada rekan-rekan Ojol yang telah menyampaikan aspirasi dengan damai,” ujar AKBP Jazuli.
Suasana aksi semakin haru ketika acara ditutup dengan tahlil singkat yang dipimpin oleh para peserta untuk mendoakan almarhum Afan Kurniawan. Doa bersama itu menjadi penegasan bahwa gerakan solidaritas ini bukan hanya bentuk protes, melainkan juga ekspresi rasa kehilangan mendalam dari komunitas Ojol Pasuruan.
Aksi berakhir dengan damai tanpa ada insiden. Para peserta membubarkan diri dengan tertib setelah sholat Ghoib, meninggalkan pesan kuat bahwa suara rakyat kecil tetap bisa disampaikan dengan cara yang bermartabat.
