Tragis, Pengemudi Bentor Asal Gempol Meninggal Mendadak di Pinggir Jalan

EVAKUASI: Jenazah korban saat dievakuasi. Ia diduga, menderita penyakit jantung yang membuatnya kehilangan nyawa. (dok/radarbromo)

 

Warga Dusun Warurejo, Desa Kejapanan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, digemparkan dengan peristiwa meninggalnya seorang pengendara becak motor (betor) di tepi jalan arteri pada Selasa pagi (2/9/2025). Korban diketahui bernama Mustain, 62 tahun, asal Dusun Ngering, Desa Legok, Kecamatan Gempol.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, pagi itu Mustain baru saja selesai mengantarkan penumpang. Namun, tak lama kemudian ia mengeluh merasakan sesak napas disertai rasa nyeri di bagian dada. Dugaan sementara, penyakit jantung yang selama ini ia derita kembali kambuh. Kanitreskrim Polsek Gempol, Ipda Purwo Laksono, menjelaskan bahwa Mustain sempat berusaha menghentikan betornya dan berjalan menuju toko kelontong terdekat. Sayangnya, kondisi kesehatannya semakin drop hingga akhirnya ia ambruk di tepi jalan.

Melihat kejadian tersebut, sejumlah warga bergegas menolong. Mustain dibawa ke sebuah warung untuk mendapatkan pertolongan awal. Namun upaya warga tidak berhasil menyelamatkannya. Beberapa menit berselang, ia dinyatakan meninggal dunia di lokasi. “Korban memang memiliki riwayat penyakit jantung dan diabetes. Dugaan kuat, penyakit itu yang menjadi penyebab meninggalnya,” ujar Ipda Purwo.

Jenazah Mustain kemudian dipulangkan oleh keluarganya ke rumah duka. Pihak keluarga juga membuat surat pernyataan bermaterai, berisi penolakan terhadap visum maupun autopsi di rumah sakit. Mereka menegaskan bahwa korban wafat murni karena sakit yang sudah lama dideritanya. Setelah prosesi pemulangan, Mustain langsung dimakamkan di TPU desa setempat, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, tetangga, dan rekan sesama tukang betor.

More From Author

Pernyataan soal Guru Tuai Polemik, Menag Tegaskan Tak Bermaksud Merendahkan

Golkar puji ketegasan Presiden Prabowo redam aksi ricuh saat demo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *