
Pasuruan – Warga Kota Pasuruan sempat dibuat resah dengan munculnya grafiti bernada provokatif bertuliskan “Police Killed People” di dua lokasi jalan utama. Tulisan mencolok yang terpampang di dinding Jalan Soekarno-Hatta, tepatnya di simpang empat Kumala dan simpang empat Gacoan, langsung menyita perhatian pengguna jalan karena letaknya berada di titik ramai lalu lintas.
Khawatir memicu keresahan, petugas Satpol PP Kota Pasuruan bergerak cepat menghapus grafiti tersebut setelah menerima laporan warga pada Kamis (4/9/2025) malam. “Begitu laporan masuk, kami segera turunkan tim ke lapangan. Tulisan itu bisa menimbulkan provokasi dan persepsi negatif, apalagi di tengah kondisi sekarang. Karena itu langsung kami bersihkan agar tidak memicu gangguan ketertiban,” terang Plt Sekretaris Satpol PP Kota Pasuruan, Iman Hidayat, Jumat (5/9/2025).
Iman menegaskan, langkah cepat itu penting untuk menjaga rasa aman di tengah masyarakat dan mencegah keresahan akibat pesan provokatif yang ditinggalkan pihak tidak bertanggung jawab. “Intinya, kami bergerak untuk meredam hal-hal yang berpotensi menimbulkan kegaduhan,” imbuhnya.
Hingga kini, identitas pelaku yang menuliskan grafiti tersebut masih belum diketahui. Satpol PP bersama aparat terkait berkomitmen meningkatkan pengawasan di titik-titik rawan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.
