Untuk Masuk dan Daftar akan kami arahkan ke laman Subscribe Investor Daily
JAKARTA, investor.id – Sebagai media online yang kredibel di bidang ekonomi, terutama investasi dan keuangan, investor.id telah menjadi inspirasi bagi banyak orang dalam berinvestasi. Berikut 5 berita paling populer hingga Senin (21/7/2025):
1. CDIA Cs Selamat dari Suspensi
Saham PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) dan PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) tak kena suspensi pada perdagangan Senin (21/7/2025). Banyak pihak memperkirakan kedua saham bakal disuspensi hari ini lantaran pada Jumat (18/7/2025) kembali mentok ARA setelah sempat disuspensi sehari tanggal 17 Juli.
Suspensi kedua biasanya dijatuhkan BEI apabila saham kembali melesat setelah suspensi pertama. Suspensi kedua diterapkan lebih dari sehari. Tapi BEI nyatanya tak menjatuhkan suspensi pada Senin ini untuk kedua saham tersebut, yakni saham Chandra Daya Investasi (CDIA) dan Indokripto Koin Semesta (COIN),
2. Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Senin 21 Juli 2025
Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam pada Senin pagi (21/7/2025) stabil. Begitu juga dengan harga beli kembali atau buyback emas Antam.
Sehari sebelumnya, Sabtu (19/7/2025), harga emas Antam (ANTM) sempat naik. Adapun rekor tertinggi harga emas Antam sepanjang masa (all time high/ATH) berada di level Rp 2.039.000 per gram yang tercipta pada 22 April 2025.
Cek harga pecahan emas Antam (ANTM) mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram di sini.
3. Nasib BBCA, BBRI, BMRI
Saat IHSG berpesta pada Senin (21/7/2025), empat saham bank besar malah beda arah dengan diparkir memerah, yaitu PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) atau BRI, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) atau BNI.
Sektor keuangan sendiri menjadi salah satu sektor yang memerah di penghujung sesi I, bersama dengan sektor properti. Sedangkan, sektor saham lainnya asyik menghijau. Keempat saham bank besar melemah karena tekanan jual. Bahkan, asing mencatatkan net sell yang besar pada keempat saham bank tersebut, jadi berapa?
4. Saham Emiten Hashim Djojohadikusumo Diserbu
Saham PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) atau Surge meloncat 8,89% ke Rp 2.940 per akhir sesi I perdagangan Senin (21/7/2025). Saham emiten Hashim Djojohadikusumo – adik Presiden Prabowo Subianto, laris manis. Nilai transaksi dan frekuensi perdagangan saham WIFI tertinggi di antara saham-saham lainnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) per sesi I.
Samuel Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli saham Surge (WIFI). Target harga saham WIFI tergolong tinggi sekali,, didorong oleh prospek pertumbuhan laba jangka menengah yang kuat. Jika mengacu pada harga saat ini, potensi kenaikan saham WIFI mencapai 143%.
5. Jepang Masuk, Saham ENRG Bakal Begini
PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) diprediksi menuai CAGR laba bersih 22% selama 2006-2031, didorong aksi akuisisi dan masuknya mitra strategis dari Jepang, Japex, ke blok migas perseroan. Saham ENRG kini diganjar rekomendasi positif dengan target harga tinggi.
Berdasarkan riset Samuel Sekuritas Indonesia (SSI), ENRG dan Japex telah meneken perjanjian untuk jual beli saham Blok Kangean sebesar 25% dan Gebang sebesar 50%. Kini 100% saham blok itu dipegang oleh ENRG.
SSI menetapkan rekomendasi buy saham ENRG dengan target harga segini, berapakah itu?
Editor: Indah Handayani (handayani@b-universe.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
