
Rencana pemindahan kantor Polsek Beji akhirnya mulai direalisasikan. Pemerintah Kabupaten Pasuruan sudah menyiapkan lahan di samping Terminal Kargo, Desa/Kecamatan Beji, untuk pembangunan gedung baru. Lokasi tersebut disebut-sebut memang aset milik Pemkab sehingga bisa dimanfaatkan secara penuh untuk kepentingan Polsek.
Langkah relokasi ini tidak lepas dari kondisi markas Polsek Beji yang sekarang. Bangunan lama kerap terendam banjir setiap musim hujan. Selain itu, lahan yang ditempati disebut masih ada persoalan kepemilikan, sehingga keberadaan kantor baru dinilai lebih menjamin status hukum dan kenyamanan operasional kepolisian.
Kepala Bidang Cipta Karya, Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan, Hario Hartoko, mengatakan pembangunan gedung baru tersebut menelan anggaran Rp 2,3 miliar dari APBD 2025. “Usulan relokasi ini sebenarnya sudah cukup lama, namun baru bisa dilaksanakan tahun ini,” jelasnya.
Gedung baru Polsek Beji dirancang satu lantai dengan beberapa ruangan pelayanan. Proses pembangunan telah dimulai sejak akhir Agustus lalu, dan ditargetkan bisa selesai pada Desember mendatang. “Sekarang pengerjaan fisiknya sudah berjalan, mudah-mudahan akhir tahun bisa rampung sesuai rencana,” tambah Hario.
