Menantu Kalap di Wonorejo, Pasuruan: Aniaya Mertua Pakai Pompa Angin Masuk RS

(dok/detikcom)

Seorang pria bernama Suroto (59), warga Dusun Triwung, Desa Karangasem, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, mendadak kalap hingga melakukan penganiayaan terhadap mertuanya sendiri, Asifah (65). Peristiwa mengejutkan itu membuat warga sekitar geger lantaran korban mengalami luka serius dan harus dilarikan ke rumah sakit setelah dipukuli menggunakan pompa angin.

Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno, menjelaskan bahwa insiden bermula ketika korban keluar dari rumah menuju halaman pada Senin (15/9/2025). Tanpa diduga, pelaku tiba-tiba menghampiri mertuanya lalu melayangkan pukulan bertubi-tubi menggunakan pompa angin bekas. “Korban dipukul sebanyak lima kali, mengenai bagian kepala dan punggung, hingga akhirnya jatuh pingsan di lokasi,” ungkap Joko.

Warga yang melihat kejadian itu sontak panik dan segera memberikan pertolongan. Korban kemudian dibawa ke RSUD Bangil untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara itu, pelaku langsung diamankan oleh warga setempat dan diserahkan ke pihak kepolisian untuk diproses hukum lebih lanjut.

Menurut keterangan polisi, penganiayaan ini diduga dipicu perselisihan antara pelaku dengan korban yang diketahui tinggal dalam satu rumah. “Pemeriksaan awal menunjukkan bahwa sebelum kejadian, keduanya sempat berselisih paham,” tambah Joko.

Saat ini, pihak kepolisian sudah mengamankan barang bukti berupa pompa angin yang digunakan pelaku untuk menganiaya korban. Beberapa saksi mata di lokasi kejadian juga telah dimintai keterangan untuk memperkuat penyelidikan. Atas perbuatannya, Suroto terancam dijerat Pasal 351 KUHP tentang tindak pidana penganiayaan, dengan ancaman hukuman penjara.

 

More From Author

Perkuat Lini Serang Jelang Liga 3 Nusantara, Persekabpas Pasuruan Gaet Mantan Striker Timnas Osvaldo Haay PASURUAN – Menjelang bergulirnya kompetisi Liga 3 Nusantara musim ini, Persekabpas Pasuruan terus bermanuver memperkuat kedalaman skuadnya. Ambisi besar tim berjuluk Laskar Sakera tersebut ditunjukkan dengan mendatangkan amunisi berkelas di lini depan, yakni mantan penyerang Timnas Indonesia, Osvaldo Haay, pada Rabu (26/8/2026). Manajemen Persekabpas menaruh harapan besar pada jam terbang tinggi serta pengalaman matang Osvaldo di level sepak bola profesional tanah air. Kehadirannya diproyeksikan mampu memberikan warna baru sekaligus menambah daya gedor lini serang guna membentuk skuad yang tangguh dan disegani lawan. Saat ini, Osvaldo Haay telah bergabung bersama rekan-rekan setimnya untuk mengikuti program pemusatan latihan (training center) di Yogyakarta. Pemusatan latihan ini difokuskan pada peningkatan ketahanan fisik para pemain sekaligus mempercepat adaptasi dan chemistry antarpilar di dalam lapangan. Perekrutan Osvaldo kian melengkapi deretan nama-nama beken yang telah lebih dulu mendarat di kubu Laskar Sakera. Sebelumnya, manajemen Persekabpas telah mengamankan tanda tangan sejumlah pilar berpengalaman eks Liga 1 dan Liga 2, termasuk dua pemain naturalisasi dan mantan penggawa tim nasional lainnya. Melalui perpaduan apik antara amunisi sarat pengalaman dan talenta lokal potensial, serta didukung juru taktik yang mumpuni, Persekabpas menatap Liga 3 Nusantara dengan rasa percaya diri tinggi untuk bersaing merebut tiket promosi.

Lari 10K di Bangil, Wagub Emil Dardak Lepas 600 Peserta dari Berbagai Daerah

Pesilat Dikeroyok di Gempol Pasuruan, Polisi Amankan Satu Terduga Anggota Gerombolan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts