Kasus Kebakaran di Pasuruan Menyusut Tajam, Petugas Damkar Kini Justru Kewalahan Evakuasi Hewan Liar
PASURUAN – Intensitas kejadian kebakaran di Kabupaten Pasuruan menunjukkan penurunan yang signifikan. Memasuki musim penghujan, risiko amukan si jago merah dinilai jauh berkurang dibandingkan periode sebelumnya.
Kasi Damkar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pasuruan, Bachtiar, mengonfirmasi tren positif ini. Menurutnya, insiden kebakaran yang biasanya mencapai belasan hingga puluhan kasus setiap bulannya, kini merosot tajam.
”Sekarang sudah masuk musim hujan. Kasus kebakaran yang terjadi jauh berkurang, lebih dari 50 persen,” ungkap Bachtiar, Selasa (18/11/2025).
Kendati ancaman api mereda, kesibukan tim Damkar tidak lantas surut. Fokus tugas mereka kini bergeser pada aksi penyelamatan non-kebakaran (rescue), yang justru mendominasi laporan masyarakat.
Bachtiar menjelaskan bahwa saat ini tim Damkar lebih sering diterjunkan untuk menangani gangguan hewan liar yang meresahkan warga. Evakuasi sarang tawon vespa, penanganan ular yang masuk ke pemukiman, hingga menangkap biawak menjadi rutinitas baru bagi para personel.
”Untuk penyelamatan hewan sekarang lebih sering dilakukan. Hal ini menindaklanjuti laporan dari masyarakat,” jelasnya.
Meskipun demikian, Bachtiar menegaskan bahwa pihaknya tetap menjaga kewaspadaan penuh untuk mengantisipasi segala kemungkinan, termasuk potensi kebakaran yang bisa terjadi sewaktu-waktu
