Nekat Lawan Arus Usai Isi Air, Truk Tangki di Pandaan Adu Banteng dengan Truk Engkel
PASURUAN – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua kendaraan besar terjadi di ruas jalan nasional Surabaya-Malang, tepatnya di Dusun Bareng, Desa Sumberejo, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, pada Sabtu (22/11/2025) dini hari.
Insiden ini bermula dari aksi nekat pengemudi truk tronton tangki air yang melaju melawan arus, hingga akhirnya bertabrakan dengan sebuah truk engkel. Akibat kejadian ini, arus lalu lintas di lokasi sempat tersendat hingga menjelang subuh.
Kecelakaan melibatkan truk tronton tangki air bernopol L 9486 UV yang dikemudikan oleh Ahmad Musta’in (53), warga Kecamatan Sukodono, Sidoarjo, dan truk engkel bernopol S 8424 UN yang dikemudikan Septian Slamet Dwi Pramana (19), asal Tirtoyudo, Malang.
Anggota Unit Lantas Polsek Pandaan, Aipda Sawiwit, menjelaskan kronologi kejadian. Truk tangki air yang bermuatan air curah tersebut baru saja keluar dari tempat pengisian air. Bukannya mengambil jalur yang benar, pengemudi justru nekat melaju melawan arus dari arah selatan ke utara.
”Truk tronton tangki airnya berjalan melawan arus dari arah selatan ke utara, keluar dari tempat pengisian air curah. Sesampainya di ruas jalan tersebut, tertabrak truk engkel yang berjalan dari arah utara ke selatan,” jelas Aipda Sawiwit.
Benturan keras tak terhindarkan. Kedua kendaraan mengalami kerusakan cukup parah atau ringsek di bagian depan. Posisi kedua truk yang menutup sebagian badan jalan membuat arus lalu lintas dari Surabaya menuju Malang terganggu.
Polisi yang tiba di lokasi segera memberlakukan sistem contraflow untuk mengurai kemacetan agar kendaraan dari kedua arah tetap bisa melintas.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Kedua sopir dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka serius. Proses evakuasi kedua kendaraan berat tersebut baru selesai sekitar pukul 02.30 WIB dengan bantuan truk derek.
”Penyebab kecelakaan karena kurang kehati-hatian dari sopir tronton tangki airnya. Kasus ini kini ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan,” pungkas Sawiwit.
