Anggaran Ratusan Miliar Jadi Kendala, Revitalisasi Pasar Cheng Hoo dan Pasar Bangil Sulit Terealisasi Tahun Ini

Anggaran Ratusan Miliar Jadi Kendala, Revitalisasi Pasar Cheng Hoo dan Pasar Bangil Sulit Terealisasi Tahun Ini

PANDAAN – Rencana revitalisasi dua pasar besar di Kabupaten Pasuruan, yakni Pasar Bangil dan Pasar Wisata Cheng Hoo, tampaknya belum akan terwujud dalam waktu dekat. Kendati Detail Engineering Design (DED) untuk kedua proyek tersebut telah rampung disusun sejak tahun lalu, kendala anggaran menjadi penghalang utama realisasi pembangunan fisik pada tahun ini.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Pasuruan, Taufikhul Ghony, mengonfirmasi bahwa besarnya kebutuhan dana membuat proyek ini sulit didanai oleh APBD semata.

“DED-nya memang sudah tuntas. Namun, untuk pembangunan fisik tahun ini belum bisa terpenuhi karena anggarannya sangat besar,” ujar Ghony.

Berdasarkan hitungan yang ada, revitalisasi kedua pasar tersebut membutuhkan dana hingga ratusan miliar rupiah. Untuk Pasar Bangil saja, estimasi biaya mencapai Rp200 miliar, sementara revitalisasi Pasar Wisata Cheng Hoo di Pandaan diproyeksikan menelan biaya sebesar Rp63 miliar.

Menyiasati keterbatasan anggaran daerah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan kini tengah berupaya melobi pemerintah pusat. Pemkab berharap proyek strategis ini bisa mendapatkan suntikan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Pak Bupati masih terus berkoordinasi dan mensinergikan rencana ini dengan pusat, supaya kebutuhan anggaran untuk revitalisasi kedua pasar tersebut bisa terpenuhi,” tambah Ghony.

Pedagang Dukung Penataan

Di sisi lain, upaya pembenahan manajemen dan tata kelola, khususnya di Pasar Wisata Cheng Hoo, terus dimatangkan. Diskoperindag diketahui telah menggelar audiensi terbuka bersama para pedagang pada Rabu (21/1).

Dalam forum tersebut, perwakilan pedagang menyatakan dukungannya terhadap langkah penertiban dan penataan kawasan yang selama ini dinantikan. Namun, mereka juga menyampaikan sejumlah catatan, mulai dari permintaan penambahan petugas keamanan saat akhir pekan hingga masalah kapasitas parkir yang kerap meluber saat pengunjung membeludak.

Pemkab Pasuruan menegaskan komitmennya untuk menciptakan kawasan pasar yang tertata rapi, disiplin, dan nyaman. Revitalisasi ini diharapkan tidak hanya mempercantik wajah pasar, tetapi juga membuat wisatawan betah berkunjung sehingga berdampak langsung pada peningkatan omzet para pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) dan Usaha Kecil Menengah (UKM) setempat.

More From Author

Perkuat Lini Serang Jelang Liga 3 Nusantara, Persekabpas Pasuruan Gaet Mantan Striker Timnas Osvaldo Haay PASURUAN – Menjelang bergulirnya kompetisi Liga 3 Nusantara musim ini, Persekabpas Pasuruan terus bermanuver memperkuat kedalaman skuadnya. Ambisi besar tim berjuluk Laskar Sakera tersebut ditunjukkan dengan mendatangkan amunisi berkelas di lini depan, yakni mantan penyerang Timnas Indonesia, Osvaldo Haay, pada Rabu (26/8/2026). Manajemen Persekabpas menaruh harapan besar pada jam terbang tinggi serta pengalaman matang Osvaldo di level sepak bola profesional tanah air. Kehadirannya diproyeksikan mampu memberikan warna baru sekaligus menambah daya gedor lini serang guna membentuk skuad yang tangguh dan disegani lawan. Saat ini, Osvaldo Haay telah bergabung bersama rekan-rekan setimnya untuk mengikuti program pemusatan latihan (training center) di Yogyakarta. Pemusatan latihan ini difokuskan pada peningkatan ketahanan fisik para pemain sekaligus mempercepat adaptasi dan chemistry antarpilar di dalam lapangan. Perekrutan Osvaldo kian melengkapi deretan nama-nama beken yang telah lebih dulu mendarat di kubu Laskar Sakera. Sebelumnya, manajemen Persekabpas telah mengamankan tanda tangan sejumlah pilar berpengalaman eks Liga 1 dan Liga 2, termasuk dua pemain naturalisasi dan mantan penggawa tim nasional lainnya. Melalui perpaduan apik antara amunisi sarat pengalaman dan talenta lokal potensial, serta didukung juru taktik yang mumpuni, Persekabpas menatap Liga 3 Nusantara dengan rasa percaya diri tinggi untuk bersaing merebut tiket promosi.

gambar Ilustrasi

Tega Benar! Tabungan Koin Lansia di Pasuruan Digondol Dua Wanita “Necis” yang Menyamar Jadi Pembeli

Hendak Antar Sabu-Sabu, Dua Terduga Pengedar Diringkus Polres Pasuruan Kota

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts