PSSI Jatim Tetapkan 7 Kuota Zona Nasional Liga 4, Pasuruan United Bidik Tiket Promosi
PASURUAN – Babak 16 besar Liga 4 Piala Gubernur Jawa Timur telah usai, menyisakan satu tim kebanggaan Pasuruan, Pasuruan United, yang sukses melaju ke babak 8 besar. Tim berjuluk Laskar Santri Mbeling ini mengamankan tiket perempat final setelah keluar sebagai juara Grup JJ.
Namun, perjuangan anak asuh Bio Paulin belum berakhir. Di babak 8 besar nanti, persaingan dipastikan makin ketat karena hanya tersedia tujuh tiket untuk mewakili Jawa Timur di zona nasional.
Djoko Tetuko, Panitia Liga 4 Piala Gubernur Jatim, mengungkapkan bahwa berdasarkan rencana awal, kuota untuk zona nasional dari Jatim memang dibatasi tujuh tim. Ini berarti, dari delapan tim yang lolos ke perempat final, hanya satu tim yang akan tersingkir dan gagal melaju ke tahap nasional.
“Sesuai rencana awal, Jawa Timur mendapat tujuh kuota di zona nasional. Namun, kami masih menunggu keputusan final karena PSSI pusat juga masih memantau putaran di zona lain,” ujar Djoko.
Rencananya, zona nasional akan bergulir pada bulan April mendatang. Di fase inilah tim-tim terbaik dari berbagai provinsi akan saling sikut demi tiket promosi ke Liga 3 Nusantara. PSSI Jatim sendiri saat ini masih menyusun jadwal serta venue pertandingan untuk babak 8 besar, dengan target grand final Liga 4 Piala Gubernur Jatim dapat digelar pada 15 Februari.
Optimisme Pasuruan United
Sementara itu, manajemen Pasuruan United menyambut tantangan ini dengan optimisme tinggi. CEO Pasuruan United, Suryono Pane, menegaskan bahwa timnya kini fokus penuh mempersiapkan diri menghadapi babak 8 besar yang krusial.
“Kami tinggal selangkah lagi menuju zona nasional. Manajemen dan Presiden Klub (Bayu Aji Handayanto) memiliki target tinggi, yakni menjuarai Piala Gubernur Jatim. Bahkan, kami berambisi jika nanti promosi ke Liga 3, kami tidak ingin berlama-lama, cukup satu musim langsung naik ke Liga 2,” tegas Suryono Pane.
Laskar Santri Mbeling kini terus mematangkan strategi dan fisik pemain demi mewujudkan ambisi besar tersebut di tengah persaingan yang kian sengit.
