Pelarian Berakhir, Polisi Tangkap Pelaku Ketiga Curanmor yang Akibatkan Korban Tewas di Tutur
PASURUAN – Satreskrim Polres Pasuruan akhirnya berhasil meringkus pelaku ketiga sekaligus tersangka terakhir dari komplotan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang memicu kecelakaan maut di Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan.
Pelaku berinisial SH (20), warga Desa Sapulante, Kecamatan Pasrepan, diamankan petugas tanpa perlawanan di kediamannya pada Minggu (28/6/2026) sekitar pukul 05.00 WIB.
“Benar, satu pelaku yang sebelumnya berstatus DPO sudah ditangkap. Saat ini kami masih melakukan pendalaman lebih lanjut,” tegas Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno, pada Senin (29/6/2026).
Berdasarkan interogasi awal kepolisian, SH telah mengakui keterlibatannya dalam aksi pencurian di halaman rumah korban yang berlokasi di Dusun Sugro, Desa Andonosari, Kecamatan Tutur. Dengan tertangkapnya SH, seluruh komplotan yang berjumlah tiga orang kini telah lengkap diamankan. Dua pelaku lainnya, yakni AA (17) dan MG (21) yang juga merupakan warga Kecamatan Pasrepan, telah lebih dulu dibekuk pada Jumat (26/6/2026).
Sebagai kilas balik, kasus curanmor ini berujung tragis setelah korbannya, Doni Nizar Santoso (34), tewas saat berusaha mengejar para pelaku pada Rabu (24/6/2026) petang sekitar pukul 17.45 WIB.
Peristiwa bermula saat tiga pelaku yang mengendarai Honda Scoopy merah-hitam tanpa pelat nomor mencuri motor Honda Beat bernopol N 2909 TBN milik Doni yang terparkir di depan rumahnya. Mengetahui motornya digondol maling, korban spontan meminjam motor kerabatnya dan melakukan pengejaran.
Aksi kejar-kejaran sengit di Jalan Raya Tutur tersebut berujung nahas. Motor yang dikendarai korban bertabrakan keras dengan motor miliknya yang tengah dibawa kabur oleh pelaku. Benturan tersebut juga melibatkan sebuah mobil Daihatsu Gran Max bernopol N 1421 WJ yang sedang melintas.
Usai tabrakan, para pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian. Sementara itu, korban yang mengalami luka parah akhirnya menghembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan medis di Puskesmas Nongkojajar. Jenazah korban kini telah disemayamkan di rumah duka.
