Delapan Tahun “Nomaden”, Perangkat Desa Pusungmalang Beri Pelayanan di Tengah Ketidakjelasan Status Lahan

Delapan Tahun “Nomaden”, Perangkat Desa Pusungmalang Beri Pelayanan di Tengah Ketidakjelasan Status Lahan

PASURUAN – Nasib kurang beruntung dialami oleh para perangkat desa di Desa Pusungmalang, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan. Sudah delapan tahun lamanya, mereka terpaksa memberikan pelayanan administrasi bagi warga secara “nomaden” alias berpindah-pindah.

Penyebabnya bukan main-main, yakni ketidakjelasan status kepemilikan lahan kantor Balai Desa Pusungmalang yang hingga kini tak kunjung tuntas. Akibat konflik lahan tersebut, gedung balai desa yang seharusnya menjadi pusat pelayanan publik kini terbengkalai dan tidak bisa difungsikan sama sekali.

Pelayanan yang Terbatas Selama delapan tahun terakhir, warga yang hendak mengurus administrasi kependudukan harus rela mencari kantor “dadakan” perangkat desa yang berpindah-pindah. Kondisi ini tak hanya menyulitkan masyarakat dalam mengakses pelayanan, tetapi juga menghambat mobilitas kerja para perangkat desa itu sendiri dalam menjalankan tugas sehari-hari.

“Sudah delapan tahun kami seperti ini. Kami sadar warga butuh pelayanan yang cepat, tapi kami pun terkendala dengan fasilitas yang tidak memadai karena kantor kami tidak bisa ditempati,” ujar salah satu perangkat desa yang enggan disebutkan namanya.

Butuh Kepastian Pemerintah Kondisi Balai Desa Pusungmalang saat ini memprihatinkan. Bangunan yang seharusnya menjadi ikon pelayanan desa tersebut kini tampak sepi dan tidak terawat. Warga pun mulai jengah dan mendesak Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk segera turun tangan menuntaskan sengketa lahan tersebut.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Kecamatan Puspo maupun Pemkab Pasuruan terkait langkah konkret yang akan diambil untuk menyelesaikan sengketa lahan yang telah melumpuhkan fungsi balai desa selama hampir satu dekade ini.

Warga dan perangkat desa berharap ada solusi segera agar pelayanan publik di Desa Pusungmalang bisa kembali normal dan tidak lagi berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lainnya.

More From Author

Perkuat Lini Serang Jelang Liga 3 Nusantara, Persekabpas Pasuruan Gaet Mantan Striker Timnas Osvaldo Haay PASURUAN – Menjelang bergulirnya kompetisi Liga 3 Nusantara musim ini, Persekabpas Pasuruan terus bermanuver memperkuat kedalaman skuadnya. Ambisi besar tim berjuluk Laskar Sakera tersebut ditunjukkan dengan mendatangkan amunisi berkelas di lini depan, yakni mantan penyerang Timnas Indonesia, Osvaldo Haay, pada Rabu (26/8/2026). Manajemen Persekabpas menaruh harapan besar pada jam terbang tinggi serta pengalaman matang Osvaldo di level sepak bola profesional tanah air. Kehadirannya diproyeksikan mampu memberikan warna baru sekaligus menambah daya gedor lini serang guna membentuk skuad yang tangguh dan disegani lawan. Saat ini, Osvaldo Haay telah bergabung bersama rekan-rekan setimnya untuk mengikuti program pemusatan latihan (training center) di Yogyakarta. Pemusatan latihan ini difokuskan pada peningkatan ketahanan fisik para pemain sekaligus mempercepat adaptasi dan chemistry antarpilar di dalam lapangan. Perekrutan Osvaldo kian melengkapi deretan nama-nama beken yang telah lebih dulu mendarat di kubu Laskar Sakera. Sebelumnya, manajemen Persekabpas telah mengamankan tanda tangan sejumlah pilar berpengalaman eks Liga 1 dan Liga 2, termasuk dua pemain naturalisasi dan mantan penggawa tim nasional lainnya. Melalui perpaduan apik antara amunisi sarat pengalaman dan talenta lokal potensial, serta didukung juru taktik yang mumpuni, Persekabpas menatap Liga 3 Nusantara dengan rasa percaya diri tinggi untuk bersaing merebut tiket promosi.

Perebutan Tiket Final Liga 4 Piala Presiden 2026 Memanas, Pasuruan United Siap Adu Taji

Hati-hati! Duduk Lebih dari 30 Menit Bisa Tingkatkan Risiko Kematian Dini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts