Dugaan Pungli PTSL Wonosari, Kejari Pasuruan Hitung Potensi Kerugian Negara Capai Rp 1,2 Miliar

Dugaan Pungli PTSL Wonosari, Kejari Pasuruan Hitung Potensi Kerugian Negara Capai Rp 1,2 Miliar

​PASURUAN – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pasuruan terus mengusut dugaan praktik pungutan liar (pungli) dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Desa Wonosari, Kecamatan Tutur. Dalam perhitungan awal, jaksa memprediksi potensi kerugian negara akibat pungli tersebut mencapai angka miliaran rupiah.

​Kasi Intel Kejari Pasuruan, Ferry Hary Ardianto, mengungkapkan bahwa berdasarkan kalkulasi sementara, potensi kerugian ditaksir sekitar Rp 1,2 miliar.

​”Nilai pastinya akan diketahui setelah penyidik mengumpulkan seluruh alat bukti dan keterangan saksi,” ujar Ferry, Senin (3/11/2025).

​Ferry menegaskan, dinaikkannya status perkara dari penyelidikan ke penyidikan sejak 20 Oktober 2025 lalu bukan tanpa alasan. Penyidik telah mengantongi dua alat bukti permulaan yang cukup, yang mengindikasikan adanya pungutan di luar ketentuan yang dibebankan kepada para pemohon sertifikat tanah.

​”Penyidik sudah memiliki dasar awal yang mengindikasikan adanya kerugian negara cukup besar. Tapi angka finalnya akan kami pastikan setelah pemeriksaan tuntas,” terangnya.

​Hingga saat ini, proses penyidikan masih difokuskan pada pengumpulan keterangan saksi dan penguatan alat bukti. Puluhan saksi telah diperiksa, mencakup berbagai elemen, mulai dari pemohon, panitia pelaksana, kelompok masyarakat (Pokmas), perangkat desa, pejabat Badan Pertanahan Nasional (BPN), hingga Kepala Desa Wonosari, Herlambang.

​”Penyidik sekarang fokus memperkuat alat bukti dan menelusuri aliran dana PTSL. Setelah itu baru akan ditentukan siapa pihak yang paling bertanggung jawab,” pungkas Ferry.

More From Author

Perkuat Lini Serang Jelang Liga 3 Nusantara, Persekabpas Pasuruan Gaet Mantan Striker Timnas Osvaldo Haay PASURUAN – Menjelang bergulirnya kompetisi Liga 3 Nusantara musim ini, Persekabpas Pasuruan terus bermanuver memperkuat kedalaman skuadnya. Ambisi besar tim berjuluk Laskar Sakera tersebut ditunjukkan dengan mendatangkan amunisi berkelas di lini depan, yakni mantan penyerang Timnas Indonesia, Osvaldo Haay, pada Rabu (26/8/2026). Manajemen Persekabpas menaruh harapan besar pada jam terbang tinggi serta pengalaman matang Osvaldo di level sepak bola profesional tanah air. Kehadirannya diproyeksikan mampu memberikan warna baru sekaligus menambah daya gedor lini serang guna membentuk skuad yang tangguh dan disegani lawan. Saat ini, Osvaldo Haay telah bergabung bersama rekan-rekan setimnya untuk mengikuti program pemusatan latihan (training center) di Yogyakarta. Pemusatan latihan ini difokuskan pada peningkatan ketahanan fisik para pemain sekaligus mempercepat adaptasi dan chemistry antarpilar di dalam lapangan. Perekrutan Osvaldo kian melengkapi deretan nama-nama beken yang telah lebih dulu mendarat di kubu Laskar Sakera. Sebelumnya, manajemen Persekabpas telah mengamankan tanda tangan sejumlah pilar berpengalaman eks Liga 1 dan Liga 2, termasuk dua pemain naturalisasi dan mantan penggawa tim nasional lainnya. Melalui perpaduan apik antara amunisi sarat pengalaman dan talenta lokal potensial, serta didukung juru taktik yang mumpuni, Persekabpas menatap Liga 3 Nusantara dengan rasa percaya diri tinggi untuk bersaing merebut tiket promosi.

Bertabur Hadiah Umrah dan Motor, Jalan Sehat Pekan Raya Santri 2025 di Pasuruan Diserbu Ribuan Warga

Dipimpin Habib Bidin, Penutupan Pekan Raya Santri Pasuruan 2025 Dibanjiri Ribuan Jemaah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts