Libur Akhir Tahun di Terminal Pandaan: Lonjakan Penumpang Melandai, Pengamanan Objek Vital Diperketat
PANDAAN, Pasuruan – Suasana di Terminal Tipe A Pandaan, Kabupaten Pasuruan, terpantau masih relatif landai meski telah memasuki musim libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Berdasarkan data terbaru, kenaikan volume penumpang bus di terminal strategis ini tercatat hanya berada di angka 10 persen, jauh di bawah prediksi awal puncak arus mudik akhir tahun.
Meskipun aktivitas penumpang belum menunjukkan lonjakan yang signifikan, pihak kepolisian tetap menyiagakan personel di berbagai titik objek vital guna menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Data Penumpang: Kenaikan Tipis di Bawah Prediksi
Sepinya lonjakan penumpang di Terminal Pandaan disinyalir terjadi karena pergeseran pola perjalanan masyarakat. Banyak warga yang kini lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi atau moda transportasi kereta api untuk perjalanan jarak jauh.
Petugas di lapangan mencatat bahwa pergerakan penumpang didominasi oleh rute-rute pendek seperti Surabaya-Malang atau sebaliknya. Hingga hari ini, belum terlihat adanya penumpukan calon penumpang di ruang tunggu maupun antrean bus yang memanjang.
“Memang ada kenaikan, tapi tidak drastis. Saat ini kenaikannya baru sekitar 10 persen jika dibandingkan dengan hari biasa. Kami memprediksi pergerakan masih akan fluktuatif hingga menjelang malam pergantian tahun,” ujar salah satu pengelola terminal.
Polisi Siaga di Objek Vital dan Pusat Keramaian
Menyikapi situasi ini, jajaran kepolisian dari Polsek Pandaan dan Polres Pasuruan tidak lantas menurunkan kewaspadaan. Operasi pemantauan terus diintensifkan, terutama di area-area yang dianggap sebagai objek vital.
Beberapa poin fokus pemantauan petugas meliputi:
-
Terminal Pandaan: Pengecekan kelaikan bus (ramp check) secara berkala dan pemantauan keamanan penumpang.
-
Pusat Perbelanjaan: Penjagaan di area parkir dan pintu masuk untuk mencegah tindak kriminalitas.
-
Titik Rawan Kemacetan: Penempatan personel untuk mengatur arus lalu lintas di sekitar simpang empat Pandaan yang menuju arah Prigen dan Malang.
Langkah Preventif dan Keamanan Masyarakat
Kapolsek Pandaan menegaskan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat bertujuan untuk memberikan rasa aman sekaligus mencegah potensi kejahatan jalanan seperti copet, hipnotis, maupun premanisme yang kerap memanfaatkan momen libur panjang.
| Aspek Pemantauan | Status Terkini |
| Volume Penumpang | Naik ±10% (Melandai) |
| Keamanan Terminal | Kondusif, Personel Siaga 24 Jam |
| Kondisi Lalu Lintas | Lancar, Terjadi Kepadatan di Jam Tertentu |
| Objek Vital | Pengamanan Terpadu Terus Berlangsung |
“Kami menghimbau kepada masyarakat yang melakukan perjalanan untuk tetap waspada terhadap barang bawaan mereka. Meskipun terminal saat ini tidak terlalu padat, kewaspadaan terhadap pelaku kejahatan tetap harus diutamakan,” tegas pihak kepolisian dalam keterangannya.
Petugas juga terus berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk memastikan armada bus yang beroperasi dalam kondisi layak jalan guna meminimalkan risiko kecelakaan akibat kegagalan teknis.
