Pemkab Pasuruan Anggarkan Rp 1,5 Miliar untuk DED, Banyubiru Diproyeksikan Jadi Destinasi Wisata Andalan

 

Banyubiru, kolam alami kebanggaan warga Pasuruan di kawasan Winongan, bakal berubah wajah. Selama ini ikon wisata tersebut hanya dikenal dengan kolam luas dan air biru jernih yang memikat mata, namun fasilitasnya nyaris stagnan puluhan tahun. Pemerintah Kabupaten Pasuruan kini menyiapkan langkah besar: menggelontorkan Rp 1,5 miliar pada 2025 khusus untuk Detail Engineering Design (DED) sebagai fondasi transformasi Banyubiru menuju destinasi wisata kelas premium.

Kepala Dinas Pariwisata, Agus Hari Wibawa, menegaskan arah pengembangan tidak lagi sekadar “jualan kolam renang”. Seluruh kawasan akan dioptimalkan: jalur pedestrian tematik, ruang olahraga, atraksi wisata, hingga sarana rekreasi keluarga. Targetnya jelas, mengerek Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang selama ini hanya berkisar Rp 700–800 juta per tahun, jauh dari potensi sebenarnya.

Air biru kehijauan Banyubiru memang sulit ditandingi, tapi daya tarik alami saja tak cukup di era pariwisata modern. Wisatawan kini mencari pengalaman menyeluruh—hiburan, kenyamanan, hingga aktivitas komunitas. Karena itu, pembangunan nantinya akan mengacu penuh pada DED, dengan prioritas pada fasilitas dasar dan standar pelayanan. “Kalau indah tapi pengunjung tak nyaman, mereka tidak akan kembali,” tegas Nusantoro, Kabid Destinasi dan Industri Pariwisata.

Dengan sentuhan profesional, Banyubiru diproyeksikan bukan hanya jadi tempat berenang, melainkan magnet wisata terpadu yang mampu memutar roda ekonomi lokal lebih kencang, sekaligus menempatkan Pasuruan dalam peta destinasi unggulan Jawa Timur.

More From Author

Perkuat Lini Serang Jelang Liga 3 Nusantara, Persekabpas Pasuruan Gaet Mantan Striker Timnas Osvaldo Haay PASURUAN – Menjelang bergulirnya kompetisi Liga 3 Nusantara musim ini, Persekabpas Pasuruan terus bermanuver memperkuat kedalaman skuadnya. Ambisi besar tim berjuluk Laskar Sakera tersebut ditunjukkan dengan mendatangkan amunisi berkelas di lini depan, yakni mantan penyerang Timnas Indonesia, Osvaldo Haay, pada Rabu (26/8/2026). Manajemen Persekabpas menaruh harapan besar pada jam terbang tinggi serta pengalaman matang Osvaldo di level sepak bola profesional tanah air. Kehadirannya diproyeksikan mampu memberikan warna baru sekaligus menambah daya gedor lini serang guna membentuk skuad yang tangguh dan disegani lawan. Saat ini, Osvaldo Haay telah bergabung bersama rekan-rekan setimnya untuk mengikuti program pemusatan latihan (training center) di Yogyakarta. Pemusatan latihan ini difokuskan pada peningkatan ketahanan fisik para pemain sekaligus mempercepat adaptasi dan chemistry antarpilar di dalam lapangan. Perekrutan Osvaldo kian melengkapi deretan nama-nama beken yang telah lebih dulu mendarat di kubu Laskar Sakera. Sebelumnya, manajemen Persekabpas telah mengamankan tanda tangan sejumlah pilar berpengalaman eks Liga 1 dan Liga 2, termasuk dua pemain naturalisasi dan mantan penggawa tim nasional lainnya. Melalui perpaduan apik antara amunisi sarat pengalaman dan talenta lokal potensial, serta didukung juru taktik yang mumpuni, Persekabpas menatap Liga 3 Nusantara dengan rasa percaya diri tinggi untuk bersaing merebut tiket promosi.

5 Kesalahan Meletakkan Kipas Angin, Bisa Bikin Ruangan Tetap Panas

Bupati Pasuruan Pastikan Seluruh Warga Kabupaten Pasuruan Kompak Menolak Provokasi, Fitnah, dan Hoaks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts