Kejar Target Swasembada 2027, Produksi Garam Rakyat di Pasuruan Mulai Digenjot

Kejar Target Swasembada 2027, Produksi Garam Rakyat di Pasuruan Mulai Digenjot

PASURUAN – Musim panen garam di kawasan pesisir Pasuruan telah tiba. Para petambak di kawasan Panggungrejo kini mulai sibuk memanen kristal putih dari lahan mereka, di tengah dorongan kuat pemerintah untuk meningkatkan produktivitas guna mencapai target swasembada garam nasional pada 2027 mendatang.

Kementerian Koordinator Bidang Pangan secara khusus menaruh perhatian pada sektor garam rakyat ini. Para petambak didorong untuk lebih aktif melakukan perbaikan manajemen lahan agar kualitas dan kuantitas garam yang dihasilkan bisa lebih bersaing dan memenuhi standar nasional.

Benteng Terakhir Lahan Garam

Tak hanya soal teknik bertambak, tantangan besar yang kini dihadapi adalah ancaman alih fungsi lahan. Pemerintah daerah diminta untuk turun tangan melakukan kolaborasi intensif dengan para petambak guna memastikan lahan-lahan produktif tetap terjaga.

“Peningkatan produktivitas ini harus berjalan beriringan dengan perlindungan lahan. Kami berharap pemerintah daerah bisa hadir untuk mencegah alih fungsi lahan garam rakyat menjadi sektor lain,” ungkap salah satu perwakilan sektor terkait di sela-sela kegiatan panen, Minggu (28/6/2026).

Harapan dari Panggungrejo

Di lapangan, aktivitas panen di Panggungrejo menjadi potret nyata upaya petani lokal mendukung ketahanan pangan nasional. Dengan pengelolaan yang lebih modern dan pendampingan yang tepat, garam rakyat diyakini mampu menjadi tulang punggung pemenuhan kebutuhan garam dalam negeri.

Pemerintah optimistis bahwa melalui perbaikan manajemen di tingkat petambak rakyat, Indonesia akan mampu melepaskan diri dari ketergantungan impor dan mencapai kemandirian produksi garam dalam kurun waktu dua tahun ke depan.

More From Author

Tekan Angka HIV, Wabup Sidoarjo Pimpin Razia Kafe di Eks Tol Gempol-Porong

Tolak Berhubungan Intim Saat Menstruasi, Istri di Tambaksari Dihajar Suami Hingga Muntah Darah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *