Wanita Asal Sukapura Mengadu ke Dewan, Tuding Eks Bos Lakukan Penganiayaan

Wanita Asal Sukapura Mengadu ke Dewan, Tuding Eks Bos Lakukan Penganiayaan

PROBOLINGGO – Seorang wanita asal Desa Sapikerep, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, menuntut keadilan setelah mengaku menjadi korban penganiayaan oleh mantan bosnya. Wanita itu, bernama Suwarni (42), datang ke kantor DPRD Kabupaten Probolinggo untuk mengadukan kasusnya yang disebutnya berjalan cukup lama tanpa kejelasan.

Suwarni menguraikan bahwa peristiwa itu terjadi pada Minggu (9/3/2025) di kediamannya sendiri. Ia mengaku dianiaya oleh mantan majikannya, seorang WNA berinisial “CU”, yang menuduhnya mencuri barang-barang seperti KTP, NPWP, STNK, dan uang.

“Yang melakukan satu orang, mantan bos saya. Dituduh mencuri padahal saya tidak melakukan apa-apa,” ujarnya dengan suara pelan.

Akibat dugaan penganiayaan tersebut, Suwarni menyatakan hingga kini kondisi kesehatannya belum pulih: “Sampai sekarang saya masih sakit, kepala sering pusing, perut juga masih nyeri.”

Dia mengaku telah melapor ke polisi, namun hingga lebih dari delapan bulan kemudian belum ada penetapan tersangka maupun kejelasan prosesnya. Karena itu ia berharap wakil rakyat dapat membantu memperjuangkan haknya.

Seorang saksi, yaitu tetangga korban bernama Srimukti (49), menyebut bahwa ia menyaksikan kejadian pagi itu sekitar pukul 07.30-an di rumah korban.


📌 Catatan Tambahan & Implikasi

  • Kejadian ini membuka sorotan terhadap penanganan kasus penganiayaan pekerja rumah tangga/asisten rumah tangga, terutama ketika terdapat perbedaan posisi kekuasaan antara pekerja dan majikan.

  • Lambatnya proses hukum yang dirasakan oleh korban menjadi faktor yang memunculkan ketidakpuasan dan kepercayaan masyarakat terhadap sistem peradilan.

  • Kedatangan Suwarni ke DPRD Kabupaten Probolinggo menunjukkan bahwa korban kini mencari jalur pengawasan publik dan representasi politik agar perkara tidak “hilang” di tengah birokrasi.

 

sumber : radarbromo.jawapos.com

More From Author

Perkuat Lini Serang Jelang Liga 3 Nusantara, Persekabpas Pasuruan Gaet Mantan Striker Timnas Osvaldo Haay PASURUAN – Menjelang bergulirnya kompetisi Liga 3 Nusantara musim ini, Persekabpas Pasuruan terus bermanuver memperkuat kedalaman skuadnya. Ambisi besar tim berjuluk Laskar Sakera tersebut ditunjukkan dengan mendatangkan amunisi berkelas di lini depan, yakni mantan penyerang Timnas Indonesia, Osvaldo Haay, pada Rabu (26/8/2026). Manajemen Persekabpas menaruh harapan besar pada jam terbang tinggi serta pengalaman matang Osvaldo di level sepak bola profesional tanah air. Kehadirannya diproyeksikan mampu memberikan warna baru sekaligus menambah daya gedor lini serang guna membentuk skuad yang tangguh dan disegani lawan. Saat ini, Osvaldo Haay telah bergabung bersama rekan-rekan setimnya untuk mengikuti program pemusatan latihan (training center) di Yogyakarta. Pemusatan latihan ini difokuskan pada peningkatan ketahanan fisik para pemain sekaligus mempercepat adaptasi dan chemistry antarpilar di dalam lapangan. Perekrutan Osvaldo kian melengkapi deretan nama-nama beken yang telah lebih dulu mendarat di kubu Laskar Sakera. Sebelumnya, manajemen Persekabpas telah mengamankan tanda tangan sejumlah pilar berpengalaman eks Liga 1 dan Liga 2, termasuk dua pemain naturalisasi dan mantan penggawa tim nasional lainnya. Melalui perpaduan apik antara amunisi sarat pengalaman dan talenta lokal potensial, serta didukung juru taktik yang mumpuni, Persekabpas menatap Liga 3 Nusantara dengan rasa percaya diri tinggi untuk bersaing merebut tiket promosi.

Tiga Bulan Edarkan Sabu, Pria Asal Wonosunyo Gempol Ditangkap Polisi

Dana Transfer dari Pusat Turun 24 Persen, Pemkab Pasuruan Siap Kencangkan Ikat Pinggang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts