Tuding Warga “Cepu” dan Teror Rumah Pakai Bondet, DPO Curanmor di Pasrepan Ditembak Polisi

Tuding Warga “Cepu” dan Teror Rumah Pakai Bondet, DPO Curanmor di Pasrepan Ditembak Polisi

​PASURUAN – Aksi teror bom ikan (bondet) yang menyasar dua rumah warga di Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan, akhirnya terungkap. Pelakunya adalah Mahdi, 36 tahun, seorang buronan atau DPO (Daftar Pencarian Orang) kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

​Pelaku berhasil diringkus oleh tim Resmob Satreskrim Polres Pasuruan pada Senin (10/11/2025) malam, sekitar pukul 23.30 WIB, di Desa Pohgedang, Kecamatan Pasrepan.

​Proses penangkapan berlangsung tegang. Mahdi, yang merupakan warga Desa Mangguan, Pasrepan, berupaya melakukan perlawanan terhadap petugas. Akibatnya, polisi terpaksa mengambil tindakan tegas terukur dengan menembak bagian kaki pelaku.

​Kasat Reskrim Polres Pasuruan, Iptu Anton Hendri, menjelaskan bahwa penangkapan ini bermula dari aksi pelemparan bondet yang dilakukan Mahdi bersama rekannya (inisial M, masih DPO) pada Rabu (5/11/2025).

​Kedua pelaku meneror dua rumah warga, yakni milik Muhammad, 55 tahun, di Desa Sapulante, dan rumah H. Sadi, 55 tahun, di Desa Pasrepan.

​”Motif pelemparan bondet itu adalah balas dendam. Pelaku menuduh kedua korban sebagai ‘cepu’ atau informan polisi yang membocorkan aksi curanmor yang sering dilakukan pelaku,” jelas Iptu Anton Hendri, Selasa (11/11/2025).

​Setelah mendapat laporan dan melakukan penyelidikan atas teror bondet tersebut, polisi akhirnya berhasil mengidentifikasi dan melacak keberadaan Mahdi.

​”Saat akan ditangkap, DPO ini melawan petugas, sehingga kami lumpuhkan,” tegas Kasat Reskrim.

​Saat ini, Mahdi telah dilarikan ke RS Bhayangkara Porong, Sidoarjo, untuk mendapatkan perawatan medis pada luka tembaknya. Sementara itu, polisi masih melakukan pengejaran terhadap satu pelaku lainnya, M, yang ikut terlibat dalam aksi teror bondet tersebut.

More From Author

Pemkab Pasuruan Terima Hibah Tanah Rp 1,3 Miliar dari KPK, Aset Hasil Rampasan di Pandaan

Cincin Hadiah Jajanan Bikin Jari Bengkak, Siswa SD di Lekok Ditolong Petugas Damkar Pasuruan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *