Aksi Nekat Berujung Fatal: Badut Pengamen di Purwosari Dimassa Setelah Gagal Gondol Motor yang Kuncinya Tertinggal

Aksi Nekat Berujung Fatal: Badut Pengamen di Purwosari Dimassa Setelah Gagal Gondol Motor yang Kuncinya Tertinggal

PURWOSARI, Pasuruan – Seorang pria yang sehari-hari berprofesi sebagai badut pengamen, Deni Santoso (36), harus menanggung akibat dari aksi nekatnya setelah tepergok mencuri sepeda motor di Dusun Baran, Desa Pager, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, pada Selasa pagi (16/12). Beruntung, ia berhasil diselamatkan dari amukan massa oleh anggota kepolisian setempat.

Insiden dramatis ini terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Deni, warga Dusun Karanggondang, Desa Pucangsari, Kecamatan Purwosari, tengah beraktivitas sebagai pengamen badut ketika ia melihat sebuah peluang kejahatan di halaman rumah korban, Ahmad.

Godaan Kunci Tertinggal Membawa Petaka

Menurut keterangan saksi dan hasil penyelidikan awal, motor Honda Beat bernomor polisi N 6844 TDR milik Ahmad terparkir dalam kondisi yang sangat rentan: kunci kontak motor masih menempel di lubangnya. Melihat kelengahan tersebut, niat jahat Deni muncul tak terbendung.

Tanpa mempedulikan kostum badut yang ia kenakan, Deni segera mendekati motor itu dan dengan cepat mencoba melarikan diri. Namun, keberuntungan tidak berpihak padanya.

Baru sekitar 10 meter dari lokasi parkir, aksinya dipergoki langsung oleh pemilik motor, Ahmad. Korban seketika berteriak “Maling!” dengan sangat kencang, memicu perhatian warga sekitar yang segera bereaksi.

Badut Pelaku Curanmor Jadi Bulan-bulanan Warga

Deni yang panik mencoba mempercepat laju motor curiannya, namun ia tak mampu menghindari kerumunan warga yang mengepung. Ia pun berhasil dihentikan dan seketika menjadi sasaran kemarahan massa.

Puluhan warga yang tersulut emosi segera melampiaskan kekesalan mereka terhadap pelaku kejahatan. Deni menjadi bulan-bulanan warga, menerima pukulan dan tendangan di tengah keramaian. Pakaian badutnya yang seharusnya mengundang tawa justru menjadi simbol aib.

Kapolsek Purwosari, Iptu Santi Wijaya, menjelaskan bahwa informasi mengenai adanya pelaku pencurian yang dimassa segera diterima oleh petugas. Tim patroli langsung meluncur ke lokasi kejadian untuk mencegah situasi semakin memburuk.

“Kami bergerak cepat setelah menerima laporan. Pelaku kami amankan dari kerumunan massa yang emosi. Saat ini, pelaku Deni Santoso, beserta barang bukti motor Honda Beat dan perlengkapannya, sudah kami bawa ke Mapolsek,” ujar Iptu Santi Wijaya.

Deni Santoso kini harus mendekam di sel tahanan Mapolsek Purwosari. Ia dijerat dengan pasal pencurian dan tengah menjalani proses interogasi lebih lanjut. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dan memastikan kendaraan terkunci ganda saat ditinggalkan, guna menghindari kejadian serupa yang memanfaatkan kelengahan.

Pelaku Diperiksa Intensif

Penyidik kini fokus mendalami motif Deni, apakah tindakan tersebut murni karena kesempatan mendadak melihat kunci yang tertinggal, atau apakah Deni telah merencanakan aksi ini sebelumnya, di balik penyamarannya sebagai badut pengamen.

“Kami masih mendalami kasus ini. Status pelaku sudah kami tingkatkan dan ia akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tutup Iptu Santi.

More From Author

Jaringan Narkotika Bangil Dibongkar: Satresnarkoba Pasuruan Ringkus Pengedar 32 Poket Sabu, Buru Bandar Utama

Misteri Mahasiswi UMM Terungkap: Oknum Polsek Krucil Bripka AS Ditetapkan Tersangka Pembunuhan Adik Ipar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *