Miris, Lansia 80 Tahun di Surabaya Terusir dari Rumah Sendiri: Diduga Ada Keterlibatan Oknum Ormas

Miris, Lansia 80 Tahun di Surabaya Terusir dari Rumah Sendiri: Diduga Ada Keterlibatan Oknum Ormas

SURABAYA – Sebuah insiden memprihatinkan menimpa seorang nenek berusia 80 tahun di Kota Surabaya. Lansia yang seharusnya menikmati masa tuanya dengan tenang ini diduga diusir secara paksa dari rumah yang ditempatinya oleh sekelompok orang yang mengatasnamakan diri sebagai oknum organisasi kemasyarakatan (ormas).

Kejadian yang viral di media sosial ini memicu simpati sekaligus kemarahan publik. Pasalnya, pengusiran tersebut dilakukan dengan cara-cara yang dinilai intimidatif terhadap warga lanjut usia yang tidak berdaya.

Kronologi Pengusiran Paksa

Peristiwa ini bermula dari sengketa lahan atau kepemilikan bangunan yang melibatkan pihak lain. Namun, tindakan eksekusi sepihak yang diduga dilakukan oleh oknum ormas tersebut menjadi sorotan utama. Dalam rekaman yang beredar, tampak sang nenek hanya bisa pasrah saat barang-barang miliknya dikeluarkan dari rumah.

Kondisi sang nenek yang sudah renta membuat proses pengusiran ini dinilai sangat tidak manusiawi. Hingga saat ini, lansia tersebut dikabarkan terpaksa mengungsi karena tidak memiliki akses lagi ke rumah yang telah ia tempati selama puluhan tahun itu.


Dugaan Intimidasi dan Pelanggaran Prosedur

Pihak keluarga atau pendamping korban menyatakan bahwa proses pengosongan rumah tersebut tidak didampingi oleh aparat penegak hukum secara resmi (seperti juru sita pengadilan), melainkan dilakukan oleh massa dari ormas tertentu.

“Sangat disayangkan jika ada pihak-pihak yang menggunakan kekuatan massa untuk melakukan pengusiran paksa, apalagi korbannya adalah seorang lansia. Segala bentuk sengketa seharusnya diselesaikan melalui jalur hukum yang sah, bukan dengan intimidasi,” ujar seorang aktivis kemanusiaan setempat.

Respons Pihak Terkait dan Langkah Hukum

Kasus ini kini tengah dalam perhatian berbagai pihak, termasuk kepolisian dan pemerintah kota setempat. Penyelidikan sedang dilakukan untuk memastikan apakah ada unsur pidana dalam tindakan pengosongan paksa tersebut, terutama terkait dugaan perbuatan tidak menyenangkan dan intimidasi.

Ringkasan Situasi:

Aspek Kejadian Keterangan
Korban Nenek berusia 80 tahun
Lokasi Surabaya, Jawa Timur
Dugaan Pelaku Oknum anggota ormas
Status Kasus Dalam penyelidikan kepolisian / perhatian publik

Desakan Keadilan untuk Sang Nenek

Lembaga bantuan hukum dan komunitas peduli lansia mendesak agar pihak berwajib segera bertindak tegas. Mereka menuntut pengembalian hak hunian sang nenek jika terbukti proses pengusirannya menyalahi aturan hukum yang berlaku.

Masyarakat Surabaya pun berharap agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali, di mana hukum rimba seolah-olah mengalahkan prosedur hukum negara, terutama terhadap kelompok rentan seperti lansia.

More From Author

Perkuat Lini Serang Jelang Liga 3 Nusantara, Persekabpas Pasuruan Gaet Mantan Striker Timnas Osvaldo Haay PASURUAN – Menjelang bergulirnya kompetisi Liga 3 Nusantara musim ini, Persekabpas Pasuruan terus bermanuver memperkuat kedalaman skuadnya. Ambisi besar tim berjuluk Laskar Sakera tersebut ditunjukkan dengan mendatangkan amunisi berkelas di lini depan, yakni mantan penyerang Timnas Indonesia, Osvaldo Haay, pada Rabu (26/8/2026). Manajemen Persekabpas menaruh harapan besar pada jam terbang tinggi serta pengalaman matang Osvaldo di level sepak bola profesional tanah air. Kehadirannya diproyeksikan mampu memberikan warna baru sekaligus menambah daya gedor lini serang guna membentuk skuad yang tangguh dan disegani lawan. Saat ini, Osvaldo Haay telah bergabung bersama rekan-rekan setimnya untuk mengikuti program pemusatan latihan (training center) di Yogyakarta. Pemusatan latihan ini difokuskan pada peningkatan ketahanan fisik para pemain sekaligus mempercepat adaptasi dan chemistry antarpilar di dalam lapangan. Perekrutan Osvaldo kian melengkapi deretan nama-nama beken yang telah lebih dulu mendarat di kubu Laskar Sakera. Sebelumnya, manajemen Persekabpas telah mengamankan tanda tangan sejumlah pilar berpengalaman eks Liga 1 dan Liga 2, termasuk dua pemain naturalisasi dan mantan penggawa tim nasional lainnya. Melalui perpaduan apik antara amunisi sarat pengalaman dan talenta lokal potensial, serta didukung juru taktik yang mumpuni, Persekabpas menatap Liga 3 Nusantara dengan rasa percaya diri tinggi untuk bersaing merebut tiket promosi.

Rem Blong di Jalur Tengkorak Pandaan: Tronton Hantam Truk dan Luluhlantakkan Pagar Rumah Warga

Bencana di Lereng Gunung: Tanah Longsor Hantam Kawasan Trawas, Satu Rumah Warga Hancur Rata dengan Tanah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts