Warga Desa Mlaten Gelar Tradisi Petik Laut, Gus Shobih Sampaikan Pesan Pelestarian Budaya
PASURUAN – Masyarakat Dusun Pesisir, Desa Mlaten, Kecamatan Nguling kembali menggelar acara tahunan Selamatan Desa dan Petik Laut pada Senin (29/6/2026). Tradisi yang sarat akan nilai syukur dan kebersamaan ini berlangsung meriah dengan dihadiri oleh warga setempat, Perangkat Desa, hingga jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Nguling.
Acara budaya ini mendapat apresiasi penuh dari Wakil Bupati Pasuruan, HM Shobih Asrori. Pria yang akrab disapa Gus Shobih tersebut hadir langsung di tengah-tengah warga dan menyampaikan rasa bangganya terhadap tradisi yang masih dijaga dengan baik tersebut.
“Ini adalah kekayaan kita bersama. Sebuah kekayaan yang dimiliki oleh Kabupaten Pasuruan, khususnya bagi warga Nguling dan Desa Mlaten,” ungkap Gus Shobih dalam sambutannya.
Lebih lanjut, Gus Shobih menekankan pentingnya pewarisan budaya ini kepada generasi penerus. Ia mengaku senang melihat tingginya antusiasme anak-anak sekolah dasar yang turut meramaikan acara. Menurutnya, keterlibatan anak-anak adalah kunci utama agar tradisi warisan nenek moyang tidak lekang oleh zaman.
Selain nilai budaya yang kental, Gus Shobih mengungkapkan bahwa tradisi Petik Laut di Desa Mlaten ini juga memiliki potensi besar untuk dilirik, disurvei, dan diteliti lebih lanjut oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Ia mengajak warga untuk terus berdoa dan berusaha agar desa mereka bisa terpilih masuk ke dalam program kementerian tersebut.
Sebagai puncak acara, Gus Shobih ikut membaur bersama masyarakat untuk melarung perahu berisi hasil bumi ke tengah laut. Ia berharap tradisi ini tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga membawa berkah melimpah bagi para nelayan, serta mampu meningkatkan produktivitas hasil laut di perairan Kecamatan Nguling.
