Akses Infrastruktur Minim: Ibu Hamil di Bondowoso Terpaksa Ditandu Warga Lewati Medan Terjal untuk Capai Ambulans

Akses Infrastruktur Minim: Ibu Hamil di Bondowoso Terpaksa Ditandu Warga Lewati Medan Terjal untuk Capai Ambulans

​BONDOWOSO—Sebuah video yang memperlihatkan perjuangan warga mengusung seorang ibu hamil menggunakan tandu darurat melewati jalan setapak di tengah perbukitan Bondowoso viral di media sosial. Aksi heroik ini dilakukan karena lokasi rumah pasien tidak bisa dijangkau oleh kendaraan roda empat, termasuk ambulans.

​Pasien yang ditandu tersebut diidentifikasi sebagai Novi Oktavia (19), warga Dusun Petung, Desa Kretek, Kecamatan Taman Krocok. Novi terpaksa diusung oleh sejumlah pria dari rumahnya menuju titik terdekat di mana mobil ambulans bisa menunggu.

​Plt. Kepala Dinas Kesehatan Bondowoso, Agus Winarno, membenarkan peristiwa yang terjadi pada Kamis (23/10/2025) tersebut. Ia menjelaskan bahwa Novi harus ditandu menuju Ambulans Pos Kesehatan Desa (Ponkesdes) Kemuning, yang merupakan Ponkesdes terdekat.

​”Pasien terpaksa ditandu oleh warga dari rumahnya menuju ambulans Ponkesdes Kemuning,” jelas Agus.

​Agus menambahkan, Dusun Petung memang berada di lokasi paling ujung desa dengan medan yang sangat sulit. Jalan menuju dusun tersebut merupakan jalan setapak, terjal, dan hanya bisa diakses oleh kendaraan roda dua atau kuda. Kondisi ini diperparah saat musim hujan.

​Setelah berhasil dipindahkan ke ambulans, Novi Oktavia segera dilarikan ke RSUD Koesnadi Bondowoso untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut dan proses persalinan. Peristiwa ini kembali menyoroti minimnya akses infrastruktur yang memadai di wilayah pelosok Bondowoso, yang berpotensi membahayakan keselamatan ibu dan bayi saat kondisi darurat.

More From Author

Perkuat Lini Serang Jelang Liga 3 Nusantara, Persekabpas Pasuruan Gaet Mantan Striker Timnas Osvaldo Haay PASURUAN – Menjelang bergulirnya kompetisi Liga 3 Nusantara musim ini, Persekabpas Pasuruan terus bermanuver memperkuat kedalaman skuadnya. Ambisi besar tim berjuluk Laskar Sakera tersebut ditunjukkan dengan mendatangkan amunisi berkelas di lini depan, yakni mantan penyerang Timnas Indonesia, Osvaldo Haay, pada Rabu (26/8/2026). Manajemen Persekabpas menaruh harapan besar pada jam terbang tinggi serta pengalaman matang Osvaldo di level sepak bola profesional tanah air. Kehadirannya diproyeksikan mampu memberikan warna baru sekaligus menambah daya gedor lini serang guna membentuk skuad yang tangguh dan disegani lawan. Saat ini, Osvaldo Haay telah bergabung bersama rekan-rekan setimnya untuk mengikuti program pemusatan latihan (training center) di Yogyakarta. Pemusatan latihan ini difokuskan pada peningkatan ketahanan fisik para pemain sekaligus mempercepat adaptasi dan chemistry antarpilar di dalam lapangan. Perekrutan Osvaldo kian melengkapi deretan nama-nama beken yang telah lebih dulu mendarat di kubu Laskar Sakera. Sebelumnya, manajemen Persekabpas telah mengamankan tanda tangan sejumlah pilar berpengalaman eks Liga 1 dan Liga 2, termasuk dua pemain naturalisasi dan mantan penggawa tim nasional lainnya. Melalui perpaduan apik antara amunisi sarat pengalaman dan talenta lokal potensial, serta didukung juru taktik yang mumpuni, Persekabpas menatap Liga 3 Nusantara dengan rasa percaya diri tinggi untuk bersaing merebut tiket promosi.

Vonis 3 Tahun Penjara Kasus Muncikari Threesome di Mojokerto, Terdakwa Shinta ‘Pikir-Pikir’ Ajukan Banding

Kesehatan Publik Mengkhawatirkan: 29 dari 34 Tersangka Pesta Seks Gay di Surabaya Dinyatakan Positif HIV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts